Satutenda.com
Image default

5 Kelebihan Touring Pakai Motor Matic Soul GT. Menjawab Khawatirmu!

Touring Pakai Motor Matic, Satutenda.com – Sampai hari ini orang-orang masih bertanya, enaknya touring pakai motor matic atau motor gede? Tak jarang, sebagian dari kita masih ragu untuk menjelajah pakai motor matic.

Sepintas, bisa dipahami. Karena touring identik dengan bepergian jarak jauh menggunakan motor. Maka motor matic dengan tampilan mungil tersebut bikin sebagian orang ragu. Nah, untuk kamu yang masih ragu, sini saya kasih tahu.

Saya baru saja menyelesaikan solo touring Jakarta – Sabang (PP) menggunakan motor matic. Saya pakai motor matic Mio Soul GT. Bahkan, touring pakai motor matic Mio Soul GT itu saya lakukan seorang diri atau solo touring. Ajib kan?

Berdasarkan pengalaman saya itu, saya ingin berbagi 5 kelebihan touring jarak jauh pakai motor matic Mio Soul GT.

Kinerja mumpuni

Menurut saya, mesin motor matic Mio Soul GT punya kinerja mumpuni. Perpindahan transmisi otomatis yang diterapkan pada motor ini bekerja dengan sangat elegan sehingga dengan mudah saya bisa mendapatkan kecepatan maksimal.

BACA: Solo Touring Bawa Misi Sosial, Berbagi dengan Anak Pejuang Kanker

Apalagi kalau saya pandai memainkan gas dari bukaan pertama, maka motor matic Mio Soul GT ini tidak kalah kencang dari motor-motor gede lainnya. Toh motor ini juga punya kecepatan 125 cc, sehingga tidak terlalu jauh beda dengan motor gede, semisal yang 150 cc.

Kuat dan bertenaga

Keliling Indonesia Naik Motor Matic
Foto: Satutenda.com

Soal kuat dan bertenaga, harus saya akui bahwa Mio Soul GT adalah salah satu motor jenis skuter yang sangat bertenaga. Beberapa tanjakan panjang selama perjalanan ke Sabang maupun pulang, motor ini tetap bisa naik dengan enteng.

Bahkan, di Tanjakan Sitinjau Lauik antara Padang dan Solok di Sumatera Barat, saya menanjak dengan membonceng seorang kawan. Total berat badan kami berdua lebih dari 100 kg. Itu masih datambah top box di belakang dan satu tas di bagian depan.

Tapi, walau pelan motor matic Mio Soul GT tetap bisa menanjak dan masih terasa cukup ringan. Saya pernah bawa motor ini menanjak di Gunung Lio, perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Itu pun dia bisa naik dengan gagah choi.

Motor matic ringan

Tampilan mungil sudah pasti membuat motor ini lebih ringan dibanding motor gede. Hal ini sangat memudahkan saya saat mengendalikannya di jalan semi offroad. Artinya, kalau motornya sampai miring, saya masih bisa menahannya dengan menurunkan satu kaki.

Kalau pun akhirnya terjatuh, dengan mudah saya bisa tegakan lagi. Misalnya, waktu saya crash di jalanan yang sepi di Bengkulu, saya masih bisa mengangkatnya sendiri. Praktis bukan?

Box bawaan

Setiap motor matic punya box bawaan. Box bawaan motor matic Mio Soul GT ini lumayan besar. Jadi, sebagian barang bawaan saya simpan di box ini sehingga mengurangi beban di top box dan tas bawaan.

Saya pikir, semua motor matic menyediakan box bawaan yang sangat membantu kita dalam menata barang bawaan.

Santuy habis

Kalau bicara soal santuy saat mengenderai motor, matic emang juaranya. Saya bisa mengenderai motor ini dengan sangat santai karena semua kontrol ada di kedua tangan. Jadi kaki bisa saya posisikan sesuka hati.

Kalau lagi capek, kaki bisa disilangkan atau diluruskan. Saya juga tidak harus buru-buru pindahkan kaki ke posisi normal kalau di depan ada jalan rusak. Pokoknya santuy abis deh…

Nah, setelah saya ceritakan kelebihan-kelebihan touring pakai motor matic Mio Soul GT ini, kamu masih ragu atau khawatir untuk touring pakai motor matic?

Heloowwwww, buang ragumu, tanggalkan khawatirmu dan mulalilah tancap gasssssss. Oke?

ARTIKEL TERKAIT:

Touring Jogjakarta – Jakarta Lewat Bandung hingga Jonggol Pakai Motor Matic

Admin

Kenalkan Wahana Baru 2019, Pihak Dufan Undang Para Blogger

Edeltrudizh

Touring Keliling Indonesia Bersama Soul GT: Satutenda untuk Indonesia

Admin