Satutenda.com
Muncak

5 Hal yang Nggak Boleh Ditiru dari Tiga Pendaki Tewas di Gunung Tampomas Sumedang

pendaki tewas di gunung tampomas

Pendaki Tewas di Gunung Tampomas Sumedang, Satutenda.com – Kabar duka datang dari Gunung Tampomas Sumedang, Jawa Barat pada Minggu (3/3/2019). Tiga pendaki ditemukan tewas di Gunung Tampomas Sumedang.

Jenazah tiga pendaki yang diduga meninggal karena hipotermia ini sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sumedang pada Minggu (3/3/2019).

Gunung Tampomas Sumedang memiliki ketinggian 1684 Mdpl. Gunung ini banyak dipilih oleh pendaki pemula karena ketinggiannya di bawah 3000 Mdpl. Peristiwa pendaki meninggal di gunung ini bisa menjadi pelajaran bagi para pendaki.

Ini 5 hal yang nggak boleh ditiru dari tiga pendaki tewas di Gunung Tampomas Sumedang. Jangan pernah remehkan gunung. Lakukan persiapan sebaik mungkin sebelum mendaki, persiapkan fisik dan perlengkapan pendakian.

1.Mendaki tanpa peralatan lengkap

Tiga pendaki yang meninggal di Gunung Tampomas Sumedang diduga mengalami hipotermia. Sejak Sabtu (2/3/2019), hujan lebat mengguyur kawasan Gunung Tampomas Sumedang.

Hal yang nggak boleh ditiru dari tiga pendaki ini adalah mendaki tanpa persiapan perlengkapan pendakian. Ketiga pendaki ini nggak mempersiapkan perlengkapan mendaki dengan baik.

Ini nampak saat jenazah ditemukan, pendaki terbujur kaku tanpa mengenakan jaket dan alas tidur. Tenda mereka juga ala kadarnya.

Meskipun mendaki gunung di bawah ketinggian 3000 Mdpl, kamu harus tetap mengutamakan keselamatan diri. Persiapkan perlengkapan mendakimu dengan baik. Apalagi jika kamu mendaki saat musim hujan seperti sekarang.

2.Tidak Bawa Identitas Diri

Saat bepergian, termasuk mendaki gunung, bawalah identitas dirimu. Selain akan digunakan saat mengurus SIMAKSI pendakian, identitas diri berguna bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan ketika pendakian.

Tiga pendaki tewas di Gunung Tampomas Sumedang diketahui tidak membawa identitas diri. Kalau mereka belum memiliki KTP karena masih usia SMP, seharusnya mereka bisa membawa kartu pelajar atau fotokopi Kartu Keluarga.

Awalnya petugas mengalami kesulitan mengidentifikasi tiga jenazah pendaki. Namun akhirnya petugas bisa mengidentifikasi. Tiga pendaki ini adalah Ferdi Firmansyah (13), Lucky Parikesit (13) dan Agip Trisakti (15), warga Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

3.Izin Orangtua dan Izin SIMAKSI

Hal lain yang nggak boleh ditiru dari tiga pendaki yang tewas di Gunung Tampomas Sumedang adalah mengabaikan izin orangtua dan izin SIMAKSI pendakian. Orangtua Ferdi dan Lucky sebenarnya melarang anak mereka pergi, tapi mereka tetap pergi secara diam-diam pada Jumat (1/3/2019) sekitar pukul 00.00 WIB. Mereka berangkat dari Indramayu dengan mengendarai satu sepeda motor.

Apalagi jika kamu masih pelajar dan pendaki pemula. Mintalah izin kepada orangtua kemana dan berapa lama akan pergi. Sehingga orangtua nggak khawatir dan kita menjadi lebih tenang bepergian karena mendapat restu dan doa dari orangtua.

Selain izin orangtua, kamu juga harus mengurus izin SIMAKSI sebelum mendaki suatu gunung. Petugas akan meminta identitas diri pendaki. Ini untuk berjaga-jaga bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan seperti peristiwa tiga pendaki tewas di Gunung Tampomas Sumedang. Petugas bisa segera bergerak untuk membantu dan memberitahu pihak keluarga.

4.Tidak Mempersiapkan Diri

Sebelum mendaki gunung, pendaki harus mempersiapkan diri untuk menghadapi kondisi atau cuaca yang di luar dugaan. Usahakan untuk mendaki dengan teman yang sudah pernah mendaki.

Pelajari juga cara mengatasi kesulitan atau hal-hal yang mungkin terjadi selama pendakian seperti cara mengatasi hipotermia di gunung. Pendaki yang meninggal di Gunung Tampomas diduga mengalami hipotermia.

Cuaca di gunung tak bisa diprediksi. Hujan dan kabut bisa datang tiba-tiba. Apalagi bila kamu mendaki gunung di musim hujan, kamu harus benar-benar mempersiapkan diri. Pendaki Gunung Tampomas yang meninggal sepertinya mengabaikan hal ini.

5.Mengabaikan Logistik dan Obat-obatan

Ketika akan melakukan pendakian, persiapkan logistik dan obat-obatan dengan baik. Pengalaman tiga pendaki tewas di Gunung Tampomas Sumedang bisa menjadi pelajaran bagi kita.

Dalam keadaan kedinginan, selain harus mengenakan jaket atau sleeping bag, pendaki membutuhkan asupan makanan untuk mengurangi dingin yang menggigit. Juga obat-obatan yang bisa mengatasi rasa sakit yang terasa. Bawalah makanan secukupnya, juga kompor dan nesting untuk memasak air dan makanan sehingga bisa menghangatkan tubuh saat kedinginan.

Peristiwa tiga pendaki tewas di Gunung Tampomas Sumedang menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih awas dan mawas diri. Kita doakan pendaki yang meninggal dan keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan dan keikhlasan menghadapi peristiwa ini.

ARTIKEL TERKAIT

Mencari Perlengkapan Outdoor Di Bintaro? 3 Toko Ini Bisa Jadi Referensi Kamu

Edeltrudizh

5 Tipe Pendaki Gunung yang Tidak Perlu Ditiru. Mengapa?

Tiwie Pert

Informasi Sumber Air Bersih untuk Pendakian Gunung Gede Via Gunung Putri

Edeltrudizh