5 Keuntungan Ini Bisa Kamu Dapat  Saat Mendaki Gunung Slamet via Gunung Malang

Keuntungan Mendaki Gunung Slamet via Gunung Malang, Satutenda.comGunung tertinggi di Jawa Tengah, Gunung Slamet memiliki beberapa jalur pendakian yang bisa dipilih para pendaki. Antara lain jalur pendakian Gunung Slamet via Gunung Malang, Bambangan, Baturaden, Guci, Kaliwadas.

Jalur konservasi pendakian Gunung Slamet via Gunung Malang termasuk jalur baru. Sebelum menjadi jalur resmi pendakian, jalur ini merupakan jalur evakuasi pendakian Gunung Slamet via Bambangan.

Masing-masing jalur pendakian Gunung Slamet memiliki bonus dan kesulitan tersendiri. Ini 5 keuntungan yang bisa kamu peroleh ketika mendaki Gunung Slamet via Gunung Malang.

# Jalur rindang

Jalur konservasi pendakian Gunung Slamet via Gunung Malang merupakan jalur yang rindang. Setelah melalui lahan warga yang ditanami sayuran, pendaki gunung disambut pepohonan di sepanjang jalur pendakian.

Banyaknya pepohonan ini menjadi keuntungan tersendiri bagi pendaki yang mendaki Gunung Slamet via Gunung Malang. Pendaki menjadi terlindungi dari teriknya matahari. Dan udara sejuk dan pemandangan hijau menemani selama pendakian.

Penghijauan di sekitar Gunung Malang ini menjadi perhatian pihak pengelola dan masyarakat sekitar. Masyarakat di sana tidak menebang pohon sembarangan dan menjadikan lahan untuk bercocok tanam. Mereka juga mau diajak untuk melakukan penanaman pohon di area Gunung Malang.

# Jalur tidak ramai

Keuntungan lain adalah jalurnya tidak ramai alias sepi. Kebanyakan pendaki masih memilih jalur Bambangan untuk pendakian ke Gunung Slamet.

Belum banyak pendaki memilih jalur Gunung Malang menjadi keuntungan juga lho. Kamu jadi bisa memilih tempat ngecamp yang nyaman. Memang jalur ini bisa dibilang baru bila dibanding jalur pendakian Gunung Slamet via Bambangan. Sebelum resmi menjadi jalur pendakian, jalur ini adalah jalur evakuasi pendaki.

BACA JUGA: Estimasi Biaya Transportasi dan SIMAKSI Pendakian Gunung Slamet via Gunung Malang

# Sampah plastik tak berserakan

Tidak ramainya jalur pendakian juga membuat tidak banyak sampah plastik berserakan di jalur ini. Selama tim Satutenda mendaki pada 14-16 Maret 2019, hanya beberapa botol air mineral yang ditinggalkan begitu saja di jalur dan pos pendakian dan sedikit sampah plastik bungkus permen.

Mendaki dengan jalur yang bersih dari sampah plastik membuat nyaman. Pendaki bisa menikmati keindahan alam tanpa sampah plastik yang berserakan. Ingat ya, jangan lupa bawa sampahmu turun agar tidak mengotori gunung dan alam kita.

# Pemandangan Indah

Pemandangan indah juga menjadi keuntungan bagi pendaki yang memilih Gunung Malang sebagai jalur pendakian ke puncak Gunung Slamet. Hamparan hijau tanaman sayur yang ditanam warga sekitar menjadi pesona tersendiri bagi pendaki.

Selain itu, pendaki bisa menikmati sunrise dan sunset yang indah di Pos 1 Wadas Gantung, saat cuaca cerah. Pada malam hari saat cuaca mendukung, pendaki disuguhkan pemandangan langit yang indah dengan kerlip bintang di atas sana.

Pemandangan indah sepanjang jalur pendakian menjadi semangat tersendiri bagi pendaki. Termasuk bisa melihat Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, dan Gunung Prau dari jauh.

# Dapat dua puncak sekaligus

Apalagi keuntungan mendaki Gunung Slamet via Gunung Malang? Pendaki bisa memperoleh bonus dua puncak: puncak Gunung Malang dan puncak Gunung Slamet. Puncak Gunung Malang bisa kamu temui di pertengahan pendakian, yakni di Pos 5.

Boleh kok kalau kamu mau memotret pemandangan indah atau selfie di puncak Gunung Malang dan puncak Gunung Slamet. Namun tetap ingat keselamatmu adalah yang utama. Muncak bukan tujuan, ini hanyalah bonus.

Itulah 5 keuntungan saat mendaki Gunung Slamet via Gunung Malang. Yakin kamu nggak ingin mendaki lewat jalur ini?

Bagikan Artikel Ini:
  • 38
  •  
  •  
  •  
  •  

1 thought on “5 Keuntungan Ini Bisa Kamu Dapat Saat Mendaki Gunung Slamet via Gunung Malang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *