Desa Bojong Renged, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang punya salah satu kawasan produktif dan edukatif yang dikenal dengan nama Kampung Tematik Waru Brilliant.
Digagas sejak 2021 oleh Pemerintah Desa dan diresmikan operasionalnya pada 2022 oleh Bupati Kab Tangerang kala itu, Ahmed Zaki Iskandar B. Bus., S.E., M.Si., telah menjadi area pengembangan ekonomi dan edukasi anak-anak.
Pada pembukaan kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Multimedia Nusantara (PKM UMN), Serpong, Tangerang, Rabu (09/07/25), Kepala Desa Bojong Renged, Suhendra, HMS menyambut baik dan bersyukur atas kepeduliaan dan dukungan dari Kampus UMN.
Lanjut Suhendra, “Pemerintah desa berkomitmen untuk menciptakan sebuah kawasan yang menjadi sentra kegiatan masyarakat, baik dalam kegiatan sosial budaya, ekonomi, edukasi, maupun di bidang pertanian dan peternakan terpadu pada lahan yang digunakan seluas 3000 meter persegi”.
Ia juga menjelaskan bahwa kendalanya yang dihadapi selama ini adalah SDM masyarakat yang sulit diajak untuk mencoba hal yang baru. Harapnya, tantangan ini kiranya menjadi juga bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat oleh UMN.
Fahmy Rinanda Saputri, Fasilitator Tim PKM UMN menyambut baik arahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa PKM ini masih fokus pada satu bidang saja, yaitu penyediaan teknologi Internet of Things (IoT) untuk pemantauan tanaman dan sistim irigasi di area ini.
Sejalan dengan harapan Desa, Tim PKM UMN akan memerhatikan kebutuhan lainnya pada kesempatan yang akan datang.
Tim PKM UMN Kampung Tematik Waru Brilliant mendapatkan hibah pengabdian masyarakat dari Kemendiktisaintek Tahun 2025 untuk jangka waktu 6 bulan, terhitung sejak Juli sampai Desember 2025.
PKM bertajuk, “PKM Kampung Tematik Waru Brilliant: Implementasi IoT- based Smart Irrigation untuk Pertanian Berkelanjutan di Bojong Renged, Kabupaten Tangerang”, menyasar pemenuhan kebutuhan sistem pengairan cerdas untuk tanaman produktif.
Tim PKM UMN beranggotakan 6 orang, terdiri dari empat dosen, Megantara Pura (Ketua), Rahmi Andarini, Simon P. Wenehenubun, Fahmy Rinanda Saputri, dan dua mahasiswa Prodi Fisika UMN, Muhammad Rafa Alandra dan Vannessa Wong.
Pada kesempatan ini, Tim PKM UMN bersama Tim Desa dan Pengelola memantau beberapa area potensial untuk penempatan sistem pengairan berbasis internet of things (IoT).

Mahmud Ekil Syahwira, Ketua Tim Pengelola Kampung Tematik Waru Brilliant menunjukan lokasi peternakan ikan, peternakan unggas, pembiakan jamur dan green house untuk penamanan buah melon.
“Saat ini kondisi usaha pertanian dan peternakan terintegrasi perlu kami kembangkan lagi karena belum memenuhi harapan”, tegas Mahmud.
Megantara Pura, Ketua Tim PKM UMN untuk Kampung Tematik Waru Brilliant berharap kegiatan pengabdian masyarakat kali ini dapat membantu desa.
Terdapat kebutuhan infrastruktur yang perlu perbaikan, namun bagi Megantara perhatian utama masih salah satu bagian, yaitu teknologi pemantauan tanaman berbasis IoT.
Kegiatan awal hari ini turut dihadiri oleh Perangkat Desa dan Pengelola, termasuk ibu-ibu sebagai penggerak Kebun Wanita Tani dan UMKM.
Kontibutor: Simon Wenehen
Views: 151

