Agenda Perjalanan Tim Satutenda: Menuju Puncak Gunung Slamet, Jawa Tengah

Menuju puncak Gunung Slamet, Satutenda.com – Agenda perjalanan tim Satutenda yang berikut adalah menuju puncak Gunung Slamet. Perjalanan ini akan menjadi sebuah perjalan istimewa karena tim ingin berada di Top of Central Java.

Gunung yang memiliki ketinggian 3.428 di atas permukaan laut ini merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah. Ia juga merupakan gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa, setelah Gunung Semeru yang terletak di Jawa Timur.

Tim Satutenda yang saat ini sudah konfirmasi akan berangkat sebanyak empat orang, mengagendakan perjalanan ke puncak Gunung Slamet selama dua hari dan turun satu hari.

Diagendakan, tim Satutenda akan melakukan ekspedisi Gunung Slamet mulai dari 12-15 Maret 2019. Selasa, 12 Maret 2019, tim Satutenda akan berangkat dari Jakarta menuju Purwokerto. Kemudian, Rabu, 13 Maret 2019 akan mulai pendakian dari basecamp.

Jadi jalur yang dipilih oleh tim Satutenda menuju puncak Gunung Slamet adalah melalui jalur Bambangan.

Selanjutnya, tim Satutenda berharap pendakian di hari pertama berjalan lancar sehingga Kamis, 14 Maret 2019 tim bisa menjejakkan kaki di puncak Gunung Slamet. Dan akan turun kembali hingga ke basecamp Bambangan, Jumat, 15 Maret 2019.

Sesuai dengan informasi yang berhasil dihimpun oleh tim Satutenda, saat ini pendakian Gunung Slamet via Bambangan masih ditutup karena alasan pemulihan ekosistem. Jalur pendakian yang dibuka justru jalur Guci.

Meski demikian, tim Satutenda berasumsi bahwa di bulan Maret nanti, saat tanggal yang sudah diagendakan tiba, jalur pendakian Bambangan sudah dibuka sehingga ekspedisi Gunung Slamet ini bisa terlaksana.

Lantas, bagaimana kalau jalur Bambangan masih ditutup? Tim sudah menyepakati bahwa jika nantinya jalur Bambangan masih ditutup, dan jalur yang dibuka adalah jalur Guci atau yang lainnya, maka tim akan menggunakan jalur tersebut.

Lebih dari itu semua, tim Satutenda juga tetap berharap agar cuaca di Gunung Slamet bisa diajak bekerjasama. Pasalnya, bulan Maret kemungkinan besar curah hujan masih tinggi. Sehingga, bisa saja bukan hanya jalur yang ditutup namun semua pendakian Gunung Slamet tutup.

Kalau itu terjadi, tim sudah merundingkan opsi ketiga yakni memilih salah satu gunung yang bisa terjangkau di sekitar Jawa Tengah dan buka untuk pendakian pada tanggal yang sudah diagendakan.

Bagikan Artikel Ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hubungi Satutenda.com
Kami menyediakan aneka informasi seputar dunia traveling. Anda butuh bantuan?
Powered by