Benteng San Pedro Cebu, Peninggalan Spanyol di Filipina

Benteng San Pedro, Satutenda.com – Cebu merupakan daerah di Filipina yang terkenal sebagai tempat pelaut Spanyol, Ferdinand Magellan menginjakkan kaki di Filipina pada 1521. Pendaratan Magellan ini menandai datangnya bangsa Spanyol di Filipina.

Banyak bangunan sejarah seperti gereja dan benteng peninggalan Spanyol yang masih berdiri kokoh hingga kini. Seperti Magellan’s Cross atau salib Magellan, Benteng San Pedro, Gereja St Nino dan lain-lain.

Benteng San Pedro
Benteng San Pedro Cebu. (Foto: @jepretkaks)

Ketika mendapat tugas ke Filipina, saya mengunjungi beberapa tempat di sana, termasuk Cebu. Di Cebu, saya mengunjungi beberapa tempat peninggalan sejarah bangsa Spanyol sebelum melanjutkan perjalanan ke Manila. Salah satunya Benteng San Pedro Cebu yang masih berdiri kokoh hingga kini.

Benteng San Pedro Cebu atau Fort San Pedro merupakan benteng berbentuk segitiga yang dibangun pada 1565 di bawah komando Miguel López de Legazpi. Namun tidak diketahui pasti kapan benteng ini didirikan.

Lokasi benteng ini terletak di bagian tenggara kota Cebu. Benteng ini berada di jalan A. Pigafetta. Dari pusat kota Cebu, pengunjung bisa menggunakan bus, jeepney atau taksi.

Benteng ini berada di dekat Minor Basilica of the Holy Child dan Katedral Metropolitan Cebu. Dan benteng ini ada di samping Plaza Independencia.

Benteng San Pedro
Pengunjung berfoto di depan foto lama Benteng San Pedro Cebu, (Foto: @jepretkaks)

Setelah mengunjungi basilika dan gereja bersejarah di Cebu dan mengambil beberapa foto, saya pun pergi ke Benteng San Pedro. Pengunjung bisa berjalan kaki untuk menuju benteng.

Benteng ini buka setiap hari dari pukul 09.00-17.00 waktu setempat. Masuk ke benteng ini, pengunjung mesti membayar tiket masuk 30 Peso atau sekitar Rp 9000,00.

Di bagian luar benteng, terdapat patung Legazpi dan Antonio Pigafetta. Juga terdapat meriam-meriam yang mengelilingi benteng. Ada tiga benteng di sana yang La Concepcion di sisi barat daya, Ignacio de Loyola di sisi tenggara, dan San Miguel di sebelah timur laut.

Di dalam benteng, pengunjung bisa menikmati wisata sejarah. Mulai dari sejarah Fort San Pedro, sejarah Cebu dan Filipina hingga melihat lukisan dan berbagai peninggalan Spanyol.

Benteng San Pedro
Pengunjung sedang melihat koleksi Benteng San Pedro Cebu. (Foto: @jepretkaks)

Masa awal penjajahan Spanyol, benteng ini merupakan benteng pertahanan militer. Tempat ini pernah menjadi basis pemberontak, kamp tahanan, sekolah, rumah sakit darurat.

Awalnya benteng ini terbuat dari kayu. Pada abad ke-18, benteng dibangun kembali dengan menggunakan batu.

Selain sebagai tempat wisata sejarah, Benteng San Pedro juga kerap digunakan sebagai lokasi pre wedding. Di kompleks benteng ini terdapat taman yang sejuk dan nyaman serta ditumbuhi bunga berwarna-warni.

Benteng ini bisa menjadi pilihan tempat wisatamu di Filipina. Atau buat yang mau foto pre wedding, tempat ini bisa menjadi salah satu pilihanmu.

Bagikan Artikel Ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

2 thoughts on “Benteng San Pedro Cebu, Peninggalan Spanyol di Filipina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hubungi Satutenda.com
Kami menyediakan aneka informasi seputar dunia traveling. Anda butuh bantuan?
Powered by