Mendaki Gunung Prau via Dieng, Ini Kelebihan dan Kelemahannya Bagi Pendaki

Gunung Prau via Dieng, Satutenda.com – Gunung Prau menjadi salah satu gunung hits di Jawa Tengah. Kenapa begitu? Selain memiliki ketinggian di bawah 3000 Mdpl, pemandangan mempesona yang bisa pendaki nikmati menjadikan gunung ini sebagai salah satu gunung favorit pendaki.

Ada beberapa jalur pendakian Gunung Prau. Antara lain pendakian Gunung Prau via Patak Banteng, via Dieng, via Kalilembu, dan via Wates.

Setelah turun dari Gunung Sindoro, saya dan teman-teman Satutenda.com nanjak ke Gunung Prau via Dieng. Mengapa kami pilih jalur ini? Ini kelebihan dan kelemahan yang bakal kamu jumpai:

Kelebihan Gunung Prau via Dieng

# Jalur landai

Jalur pendakian Gunung Prau via Dieng merupakan jalur yang landai. Karena jalur ini memunggungi gunung. Sehingga saat mendaki lumayan bisa mengatur nafas hehehe. Apalagi bagi saya dan teman-teman yang baru turun dari Gunung Sindoro.

# Masih alami

Selain landai, jalur pendakian ini juga masih alami. Setelah kebun warga, pendaki menyusuri jalur tanah. Kemudian ada juga jalur dengan akar-akar pohon saling membelit, dan sedikit bebatuan dan tanah. Tangga berundak buatan tidak ditemui di jalur ini.

# Bersih dari sampah

Ini yang bikin nyaman banget saat mendaki Gunung Prau via Dieng, bersih dari sampah. Keren. Cara yang dibuat pihak basecamp Gunung Prau via Dieng ada efeknya.

Ya… di jalur ini ada pencatatan barang bawaan pendaki. Terutama yang menghasilkan sampah, baik sampah plastik mau pun sampah non plastik.

Juga pendaki dilarang membawa botol kemasan. Ini salah satu cara yang coba diterapkan pihak pengelola untuk mengurangi sampah plastik dari botol kemasan. Kalau tidak membawa botol minum sendiri atau jerigen ya pendaki harus menyewa di basecamp….

Sampah plastik termasuk botol kemasan air mineral sering kita jumpai ditinggal oleh segelintir pendaki gunung yang acuh terhadap kebersihan dan kelestarian gunung dan alam.

# View indah, banyak spot foto keren

Apalagi kelebihan atau keuntungan mendaki Gunung Prau jalur ini? Tentu aja view indah yang memanjakan mata kawans hehehe.

Mulai dari kebun warga setelah basecamp yang menyajikan hamparan hijau sayur-mayur hingga pemandangan rumah-rumah penduduk dari kejauhan. Di jalur ini pendaki juga disuguhkan dengan pesona alam yang asri, pepohonan rindang dan akar-akar pohon yang menambah apik view.

Dan yang pasti sunrise kece dan sunset keren kalau cuaca bersahabat. Selain itu perbukitan yang yang dilewati juga menjadi spot foto menarik saat cuaca cerah.

Spot foto keren yang harus kamu coba saat mendaki Gunung Prau via Dieng bisa dibaca di sini: Rekomendasi Spot Foto Keren di Gunung Prau via Dieng. Mau Nyoba?

Meski punya sejumlah kelebihan atau keuntungan, ada juga kelemahan mendaki Gunung Prau via Dieng:

# Butuh waktu ke Sunrise Camp

Karena jalur Dieng berada di sisi barat, ketika mendaki kamu harus bersiap menyusur dari sisi barat ke arah timur untuk sampai di Sunrise Camp. Tempat menjadi salah satu area camp yang digandrungi pendaki Gunung Prau.

Tentu pendaki membutuhkan waktu lagi untuk mencapai Sunrise Camp Gunung Prau yang berada di sisi timur. Sunrise Camp Gunung Prau menjadi tempat yang direkomendasikan untuk mendirikan tenda.

# Lewat puncak baru ngecamp

Kalau pendaki mau ngecamp, pendaki harus melewati puncak Gunung Prau dulu baru turun ke arah Telaga Wurug. Telaga ini bisa untuk ngecamp tapi katanya dingin banget kalau ngecamp di area itu.

Ini bikin dilematis juga. Kalau mau dingin-dinginan ya ngecamp di sekitar telaga. Kalau nggak mau, kita harus jalan lagi, menyusuri jalan nanjak sampai ke puncak bukit dengan serumpun pepohonan lalu jalan lagi menuju Sunrire Camp.

Waktu saya dan teman-teman Satutenda nanjak, cuaca kurang mendukung. Kabut sudah menghalangi jarak pandang. Dan angin bertiup begitu kencang. Kondisi nggak memungkinkan juga kami lanjut ke Sunrise Camp.

BACA JUGA: Oemah Alam Mandala Wonosobo, Rumah Pecinta Alam dan Tempat Singgah Bagi Pendaki Gunung

Kami ngecamp di puncak bukit ini. Badai menyergap semalaman hingga esok harinya. Saat badai begini tenda bisa terhempas karena angin sangat kencang.

Frame tenda kami waktu itu sampai patah. Kalau kamu mendaki Gunung Prau buat jaga-jaga pilih tempat ngecamp lain, dari pada angin kencang dan badai datang menghempas tendamu.

Nah, itulah kelebihan dan kelemahan mendaki Gunung Prau via Dieng menurut pengalaman saya dan tim Satutenda. Jangan lewatkan spot-spot foto menarik yang ada di jalur ini ya kawans.

Bagikan Artikel Ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hubungi Satutenda.com
Kami menyediakan aneka informasi seputar dunia traveling. Anda butuh bantuan?
Powered by