Satutenda.com
Muncak

Istilah Pendakian Gunung Ini Wajib Diketahui Pendaki Pemula. Dua Paling Bawah Harus Dihindari

istilah pendakian gunung

Istilah Pendakian Gunung, Satutenda.com – Belum lama ini ada 3 pendaki perempuan ditinggalkan oleh rombongannya saat mendaki Gunung Bawakaraeng, Makassar-Sulawesi Selatan. Salah satu pendaki perempuan itu mengalami hipotermia.

Tiga pendaki perempuan ini ditinggalkan di Pos 8 Bawakaraeng. Kemana anggota rombongan yang lain? Ternyata pendaki lain dalam tim itu ingin sampai ke puncak sehingga meninggalkan 3 pendaki perempuan ini yang perdana ke Bawakaraeng.

Beruntung 3 pendaki perempuan ini bertemu dengan rombongan lain yang menolong mereka. Juga membantu teman mereka yang terkena hipotermia.

Apa itu hipotermia? Adakah istilah-istilah pendakian lain? Yuks kita lihat istilah-istilah pendakian gunung yang wajib diketahui pendaki pemula.

# Hipotermia

istilah pendakian gunung
(Foto: instagram.com/jepretkaks)

Hipotermia atau kerap disingkat hipo adalah kondisi dimana mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu tubuh mengalami kesulitan dalam mengatasi tekanan suhu dingin. Biasanya hipo menyerang pendaki yang tidak membawa perlengkapan gunung lengkap, terguyur hujan lebat, kurang kalori atau belum makan.

Gejala orang yang terkena hipo seperti menggigil, pucat, denyut nadi melemah, bibir berwarna biru, pingsan, kebingungan dan hilang ingatan atau ada juga yang berhalusinasi. Jika ada sesama pendaki yang mengalami hipo, harus segera ditangani karena jika tidak bisa berakibat fatal, meninggal dunia.

# Simaksi
Istilah pendakian gunung yang wajib diketahui pendaki pemula adalah simaksi. Simaksi merupakan singkatan dari Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi. Sebelum mendaki gunung, para pendaki gunung mesti mengantongi simaksi sebagai pintu gerbang masuk kawasan konservasi dan bisa mendaki gunung. Beberapa gunung menerapkan sistem online untuk mendaftar dan memperoleh simaksi.

Misalnya Gunung Gede dan Pangrango, pendaki mesti mendaftar secara online terlebih dahulu kemudian mengisi formulir yang disediakan. Setelah itu pendaki mesti ngeprint dan dibawa ke basecamp saat melapor sebelum mendaki.

# Pos
Pos adalah tempat singgah atau lokasi istirahat sementara. Dalam perjalanan menuju puncak gunung, ada beberapa pos yang bisa dijadikan sebagai tempat melepas lelah. Biasanya di masing-masing pos terdapat plang bertuliskan pos berapa dan nama pos tersebut.

# Shelter
Istilah pendaki gunung yang wajib diketahui pendaki pemula yang lain adalah shelter. Tempat ini merupakan tempat istirahat yang biasanya bisa digunakan untuk tempat bermalam.

# Bivak

istilah pendakian gunung
(Foto: twitter.com/humas_wanadri)

Apalagi istilah pendaki gunung yang lain?Bivak. Ini merupakan tenda sederhana untuk istirahat sementara ketika mendaki gunung. Pendaki gunung mendirikan bivak saat cuaca kurang baik, badai, angin terlalu kencang atau ingin beristirahat tapi jauh dari pos. Bivak bisa dibuat dari kayu, ranting pohon, atau jas hujan pendaki.

# Leader
Leader adalah seorang pemimpin dalam rombongan pendakian yang bertugas untuk memandu sampai ke tujuan dan pulang dengan selamat. Pendaki yang dipilih sebagai leader biasanya orang yang memiliki ketahanan tubuh kuat, mengetahui dengan baik jalur pendakian, memiliki pengalaman mendaki, dan mampu mengambil keputusan tepat bila terjadi sesuatu.

# Sweeper

pendaki gunung pemula
(Foto: instagram.com/royy_br)

Pernah dengar istilah pendakian gunung ini? Sweeper atau penyapu biasanya akan berada di posisi paling belakang. Ia bertugas untuk “menyapu”, memastikan tidak ada barang pendaki yang tertinggal, apalagi pendaki dalam satu rombongan yang tertinggal. Fungsi sweeper sama pentingnya dengan leader dalam suatu pendakian.

# Porter

istilah dalam pendakian gunung
(Foto: satutenda.com)

Kalau istilah pendakian gunung yang satu ini pasti sudah nggak asing buat kamu ya. Porter, pemandu perjalanan sekaligus orang membantu membawa barang. Porter digunakan untuk menyebut orang yang dibayar atau disewa untuk membantu membawa barang-barang pendaki dan menunjukkan jalan saat mendaki serta menyiapkan makanan.

Namun bisa jadi porter dadakan juga ada di rombonganmu lho. Saat ada teman dalam rombongan yang sakit atau tidak bisa membawa barang bawaannya, kamu atau teman yang lain harus siap-siap jadi porter.

# Ranjau
Jangan dibayangkan kalau ranjau dalam istilah pendakian gunung ini bisa meledak ya. Kalau meledakkan tawa bisa jadi hehehehe. Ranjau yang dimaksud di sini mengacu pada kotoran manusia.

Bila ada temanmu yang berteriak nyaring “Awas ranjau!!!”, kamu mesti hati-hati melangkah. Kalau tidak, alas kakimu bisa jadi korban hehehe. Biasanya ranjau banyak ditemui di jalure pintas yang sepi dan jarang dilalui pendaki.

# Rock
Istilah dalam pendakian gunung yang mesti kamu ketahui adalah rock. Ini bukan jenis musik yang mungkin menjadi favoritmu. Istilah rock menandakan adanya batu yang meluncur dari atas. Ketika pendaki lain berteriak “Rock, rock!!!”, segeralah cari posisi atau tempat aman sehingga terhindar dari batu itu.

Nah, itulah sejumlah istilah pendakian gunung yang wajib kamu ketahui. Khususnya buat pendaki pemula, baca dan pahami istilah pendakian gunung tersebut baik-baik ya. Jadi, kapan kita mendaki?

ARTIKEL TERKAIT

Wisata Sejarah di Rengasdengklok: Mengunjungi Tempat Sejarah Proklamasi Indonesia

Tiwie Pert

Nggak Usah Khawatir Fasilitas di Telaga Biru Cisoka, Tangerang Ini Ada Bagi Pengunjung

Tiwie Pert

Kumpulan Gaya Foto Terbaik di Wisata Bukit Tuamese Kefamenanu

Edeltrudizh