Satutenda.com

Inilah kisah singkat tentang kami yang punya mimpi besar:

Tiwie Pert

Tiwie Pert

Sewaktu kulaih es-satu di UNSOED dulu, saya punya minat mendaki gunung. Teman-teman saya, sering ke Gunung Slamet. Itu Gunung terdekat dari Purwokerto. Mereka sering mengajak. Tapi, mungkin karena nyali kurang gede, saya belum berani. Selesai kuliah, saya hijrah ke Jakarta. Desa lahir saya, Sidayu – Gombong, saya tinggalkan.

Di Jakarta, saya berkenalan dengan Steve. Beberapa kali saya bilang, saya mau mendaki gunung. Tahun 2017, ia mengajak ke gunung. Tak ada salahnya saya coba. Minat yang dulu, coba saya wujudkan. Ternyata bikin nagih. Setelah Gunung Ciremai, sejumlah gunung saya jajal. Gede, Pangrango, Kencana, Slamet, Sindoro, dan Prau. Hingga sekarang saya masih merasakan kegirangan yang sama, ketika pergi ke gunung.

Berbekal kemampuan yang saya punya, es-dua yang baru selesai, saya ingin berkontribusi untuk Satutenda.com. Saya mau website ini terus berkembang. Saya punya mimpi, ia jadi payung kami bersama di kemudian hari.

Steve Elu

Steve Elu

Di kampus es-satu dulu, 2007-2011, saya suka mendaki gunung. Menjelang akhir tahun kuliah, saya nyambi bekerja. Begitu kuliah kelar, saya kerja full-time. Kesibukan mengumpulkan rejeki, yang tak pernah cukup sampai hari ini, membuat saya lupa naik gunung.

Tujuh tahun kemudian, saya “dipertemukan” kembali dengan tiga orang. Kehadiran dan minat mereka, kembali membangkitkan gairah saya untuk pergi ke gunung. April 2017, saya kembali. Gunung Ciremai adalah gunung pertama yang saya daki. Tiga orang tadi jadi partner perjalanan.

Dari perjalanan inilah terbersit ide untuk mendirikan Satutenda.com. Website sederhana ini mulai aktif pada awal 2018. Mulanya, ia hadir dengan konsep sederhana. Jadi diary untuk petualangan kami. Berbagai topik kami bahas. Sejumlah jenis traveling kami coba. Kalian bisa membacanya di website ini.

Jelang akhir 2019, kami coba lebarkan sayap. Saya mulai menjajal touring roda dua. Pergi ke Kuningan, Kebumen, Yogyakarta, dan Banten, jadi kesempatan untuk uji coba. Saya perlu menguji ketahanan fisik, kekuatan motor, juga belajar manajemen perjalanan.

Rencana selanjutnya, Maret 2020 saya ke Sabang, titik 0 KM paling barat Indonesia. Tapi sebelumnya, saya harus membereskan tugas dan tanggung jawab yang selama ini tertunda. Es-dua yang hampir “garis finis” harus saya selesaikan. Juga, menyiapkan logistik untuk petualangan baru ini. Meski pandemi membuat rencana berubah, namun mimpi ini tidak akan berubah.

Edeltrudizh

Edeltrudizh

Saya adik dari Steve. Dalam keluarga kami, saya anak bungsu. Pertama kali saya tahu tentang atkivitas naik gunung dari dia. Tapi kemauan untuk pergi ke gunung belum begitu kuat. Termasuk ketika kuliah es-satu di Yogyakarta, 2011-2015.

Setelah kuliah tuntas, saya pulang kampung: Oepoli di perbatasan Indonesia – Timor Leste. Setahun menemani ibu di rumah, saya kembali ke Jakarta. Ketika di Jakarta, beberapa kali saya bilang ingin mendaki gunung. Hingga akhirnya kami ke Gunung Ciremai.

Orang-orang bilang, banyak orang yang ketagihan setelah perjalanan pertama ke gunung. Ya. saya salah satunya. Setelah yang pertama, kegiatan mendaki gunung selalu bikin nagih. Beberapa gunung, sudah saya daki. Kalian bisa membaca kisahnya di website ini.

Sebagai anggota tim Satutenda.com pastilah saya berharap Satutenda terus berkembang. Usaha terbaik dan kerja keras tak kenal lelah, harus saya curahkan untuk perkembangan website ini. Ide-ide kreatif yang bisa saya telurkan, kiranya kian mempercantik wajah website ini.

Roy Hurint

Roy Hurint

Logo Satutenda.com yang kalian lihat di website ini adalah kreasi saya. Bagi saya, ini adalah salah satu dari sekian kontribusi terbesar saya untuk Satutenda.com. Dan saya bangga untuk karya saya ini. Syukur bahwa di tim ini saya menemukan orang-orang yang sama hobi.

Saya bilang ini hobi karena mendaki gunung sudah saya gandrungi sejak kuliah es-satu. Berkali-kali saya ke gunung. Dan aktivitas alam bebeas itu masih jadi daya tarik besar untuk saya sampai hari ini.

Saya punya sejumlah mimpi tentang jenis adventure ini. Saya ingin mendaki gunung Indonesia sebanyak-banyaknya. Saya berharap, semangat dan mimpi itu terus menemukan apinya di sini.

Komunitas

Kami membuka peluang untuk siapa saja yang mau bergabung ke komunitas Satutenda. Bila kamu punya pengalaman perjalanan yang mau dibagi, Satutenda.com bisa jadi lapakmu. Silakan kirimkan ceritamu melalui satutenda01@gmail.com. Beberapa teman yang kami cantumkan di bawah ini sudah pernah mengirimkan ceritanya.

Editor

Steve Elu
Editor

Enaknya kalau dibayar untuk nekuni hobi. Untuk itu fokus jelajahi dunia blog, traveling, dan motret.

Tiwie Pert
Editor

Dulu nulis buat orang lain di "rumah" orang, sekarang tetap nulis buat orang lain tapi di "rumah" sendiri.

Edeltrudiz
Editor

Cewek Timor yang suka traveling supaya nggak kehabisan mimpi. "Temui aku dalam secangkir kopi".

Art Designer

Roy Hurit
Art Designer

Komunitas

Angel Del Castilo
Kontributor
Kristo
Kontributor
Dewi Sartika Saragih
Kontributor