Satutenda.com
Image default

Tiga Perempuan Tangguh Ini Keliling Dunia Seorang Diri Naik Motor [1]

Keliling Dunia, Satutenda.com – Bagi seorang pencinta traveling, bepergian ke berbagai tempat adalah hal yang sangat diidam-idamkan. Bila perlu bisa keliling dunia sekalian.

Untuk bisa bepergian keliling dunia, masing-masing orang memilih caranya sendiri. Ada yang menumpang pesawat, mobil, hingga motor. Terutama mereka yang menggunakan motor, sudah pasti mereka rela mengorbankan kenyamanannya untuk mewujudkan mimpinya itu.

Kali ini kita akan mengulas tentang tiga perempuan tangguh yang bepergian ke berbagai tempat di dunia dengan naik motor. Siapa saja mereka?

1. Noraly – Itchy Boots

Noraly - Itcy Boots

Noraly adalah perempuan asal Belanda yang melakukan traveling keliling dunia menggunakan motor. Petualangan bermotor itu ia mulai dua tahun lalu, saat ia start dari India ke Malaysia, lalu kembali mengarah ke negara-negara di Timur Tengah, masuk kawasan Eropa, hingga tiba kembali di negeri asalnya, Belanda.

Video tentang perjalanannya ini teman-teman bisa saksikan di channel youtube miliknya, Itchy Boots. Nama yang sama ia gunakan juga sebagai nama blog pribadinya.

Dalam petualangan tersebut, perempuan yang lahir 32 tahun lalu ini menggunakan motor Royal Enfield yang ia beli di India.

Dalam sebuah keterangannya, ia menjelaskan bahwa untuk memulai perjalanan ini ia harus menjual motor yang ia beli pada 2015, Ducati Monster 796 bekas dan rumah pribadinya di Belanda. Uang yang hasil penjualan itu ia gunakan untuk membeli motor dan membiayai touringnya.

BACA: Touring Jakarta – Jogjakarta Pakai Motor Matic Mio Soul GT

Sukses menyelesaikan touring pertama, Noraly kembali merencanakan perjalanan berikut. Hanya kurang lebih sebulan istirahat di Belanda ia kembali menjelajah. Kali ini motor Royal Enfield pertama yang ia beri nama Basanti diganti dengan motor baru dari pabrikan yang sama dan ia namai Dhanno.

Bersama Dhanno, perempuan lulusan S2 bidang Biokimia itu memulai touring dari Patagonia hingga ke Alaska. Perjalanan tersebut ia awali pada Oktober 2019. Namun, situasi pandemi covid-19 yang melanda hampir semua negara menghentikan petualangannya di Peru.

Sejak dua minggu lalu, ia sudah kembali ke Belanda dari Lima, Ibukota Peru. Dalam vlog terakhirnya ia menjelaskan bahwa ia belum tahu apakah ia akan melanjutkan petualangannya ke Alaska atau tidak. Atau malah memilih petualangan di sisi dunia yang lainnya.

Siapa yang selama ini mengikuti perjalanan Noraly? Atau pernah mampir ke channelnya? Silakan tuliskan pendapatmu di kolom komentar ya.

2. Kinga Tanajewska – onherbike

Kinga Tanajewska - Onherbike

Sosok perempuan kedua yang mencoba menaklukan dunia dengan motor tunggangannya adalah Kinga Tanajewska. Perempuan asal Polandia itu mengawali petualangannya dari Australia. Usai menamatkan kuliah di bidang Enginering di Polandia, ia hijrah ke Sydney, Australia, untuk bekerja.

Namun, jiwa petualangan bermotor yang diwariskan sang ayah membuatnya tidak bisa mengikat diri sepenuhnya pada pekerjaannya. Selama itu di sela-sela bekerja ia mengambil cuti untuk melakukan touring menggunakan motor Yamaha FZ6 yang ia beli dengan duitnya sendiri.

Semakin lama kecintaannya akan dua motor dan petualangan menginspirasinya untuk melakukan sesuatu yang lebih. Jadilah ia membeli motor BMW F800GS untuk memulai mimpinya. Dengan motor ini Kinga Tanajewska melakukan touring keliling Australia Touring ini ia beri tajuk, Tour De Oz.

Sialnya, dalam perjalanan terakhirnya ia mengalami kecelakaan parah, yang membuat motor kesayangannya hancur dan ia harus rehat di rumah sakit untuk beberapa waktu.

Setahun setelah itu berkat bantuan dari BMW Motorrad ia berhasil mendapatkan motor BMW F800GS yang baru dan kembali tancap gas. Tak tanggung-tanggung, Kinga Tanajewska langsung menargetkan keliling dunia menggunakan motor.

Namun, perjalanan keduanya ini ia sertai dengan niat amal. Sebagian dari penghasilan yang ia peroleh selama touring ia sumbangkan untuk pengobatan seorang anak bernama Franek.

Bocah Polandia itu didiagnosa menderita cerebral palsy kelemahan seluruh sisi kanan tubuh sehingga ia membutuhkan rehabilitasi seumur hidup. Biaya yang dibutuhkan untuk pengobatannya sekitar $ 10.000 – $ 15.0000 setahun.

Teman-teman bisa mengikuti perjalanan Kinga Tanajewska di channel youtubenya onherbike, juga blog pribadi dengan nama yang sama.

3. Rosie Gabrielle

Rosie Gabribelle Touring Motor

Rosi Gabrielle melakukan touring dari negara asalnya, Kanada, ke sejumlah negara di Timur Tengah. Misi utama yang ingin digapai Rosi adalah membuktikan bahwa di dunia ini selalu ada orang baik. Selalu ada orang yang mau membantu sesamanya, tanpa pandang agama dan ras.

Pengalamannya selama solo riding di Pakistan dan Oman jadi bukti bagi Rosie bahwa gambaran di media cetak dan televisi tentang negeri-negeri di Timur Tengah akrab dengan perang dan kejahatan hanya propaganda media belaka.

Justru ia merasa sangat diterima dan dibantu oleh orang-orang di Oman dan Pakistan yang justru beragama Islam dan sangat berbeda dengannya.

BACA JUGA: Mau Lihat Bunga Edelweis di Alun-alun Surya Kencana Mekar? Enaknya Mendaki Di Bulan …

Ini adalah gambaran yang sesungguhnya. Saya merasakan kasih sayang yang sangat besar di sini. Saya diterima dengan sangat baik di rumah-rumah orang Muslim, yang selama ini digambarkan oleh media-media barat sebagai orang jahat.

“Sebelum saya sampai di sini orang-orang mengatakan bahwa negara-negara itu tidak aman untuk seorang perempuan yang melakukan solo traveling. Saya akan diperkosa dan dibunuh. Tapi kenyataannya sungguh berbeda. Saya justru diterima dengan sangat baik dianggap sebagai anggota keluarga sendiri,” tulis Rosi dalam blog pribadinya.

Keramahan dan kekeluargaan yang ia rasakan selama touring di Oman dan Pakistan sering membuatnya meneteskan airmata. Lalu perlahan-lahan ia mulai belajar mengenal lebih dalam tentang agama Islam.

Dan akhirnya, pada Januari tahun ini ia memilih untuk memeluk agama Islam.

Nah, itulah tiga perempuan tangguh yang sudah membuktikan bahwa petualangan bermotor ke mana pun jika diniatkan dengan baik pasti ada jalan. Banyak orang baik di luar sana yang senang hati membatu kita kala kita kesulitan

Gimana menurut teman-teman? Silakan tinggalkan tanggapanmu di kolom komentar ya.

ARTIKEL TERKAIT:

Sejumlah Tempat Wisata Ini, Wajib Kamu Kunjungi Saat Berlibur ke Kefamenanu – TTU

Edeltrudizh

Alat Rekam yang Saya Pakai Selama Turing Satutenda untuk Indonesia

Admin

Mau Ke Pulau Seribu, Ini Tiga Pulau Paling Diminati Warga Jakarta

Tiwie Pert