Suka Naik Gunung? Ini Tips Aman Mendaki Gunung Saat Musim Hujan

Suka Naik Gunung? Ini Tips Aman Mendaki Gunung Saat Musim Hujan, Satutenda.com – Tips aman mendaki gunung saat musim hujan ini sangat penting untuk diketahui teman-teman yang ingin melakukan perjalanan ke puncak gunung di kala cuaca hujan seperti ini.

Terkadang karena curah hujan yang tidak menentu, membuat sebagian pendaki gunung terjebak di tengah perjalanan dan akhirnya tidak berhasil mencapai puncak.

Sebelum membahas tips aman mendaki gunung saat musim hujan, pertama-tama yang harus rekan pendaki lakukan adalah mencari informasi sebanyak mungkin tentang kondisi jalan menuju gunung yang dituju.

Teman-teman bisa melihat video perjalanan di youtube untuk memantau tekstur jalur pendakian. Hal ini sangat penting. Alasannya karena saat musim hujan, jalanan licin dan sangat rentan untuk resiko terkilir.

Saat team Satutenda.com mendaki gunung Ciremai, kami hampir tidak melanjutkan perjalanan karena kondisi hujan deras dan tekstur jalan yang sulit untuk dilewati.

Nah, berdasarkan pengalaman kami inilah maka kami ingin membagikan sejumlah tips aman mendaki gunung saat musim hujan, bagi teman-teman sesama pendaki.

1. Bawalah Mantel dan Cover Bag

Tips Aman Mendaki Gunung Saat Musim Hujan
Mantel dan Cover Bag (Foto : Satutenda.com)

Dua barang ini sangat penting untuk dibawa saat mendaki gunung. Mantel berfungsi untuk melindungi tubuh kamu dari hujan sehingga tidak kedinginan. Sedangkan Cover Bag berfungsi untuk menutupi carrier kamu sehingga tidak basah.

2. Jangan sampai lupa membawa flysheet

Mungkin bagi pendaki pemula, pasti bertanya-tanya apa fungsi dari flysheet di atas gunung. flysheet ini berfungsi untuk menutupi tenda kamu dari terpaan angin dan hujan deras.

Tips Aman Mendaki Gunung Saat Musim Hujan
Tenda dan Terpal untuk mendaki gunung (Foto : www.satutenda.com)

Selain itu, terpal juga bisa sebagai alas di dalam tenda sebelum menggunakan matras. Ini untuk membantu mengatasi dingin karena kondisi tanah yang basah.

Usahakan untuk menyimpan terpal ini di bagian atas carrier, agar mudah dijangkau saat terjebak hujan dan dingin.

3. Jangan lupa membawa Sleeping Bag

Barang yang satu ini jangan sampai ketinggalan. Sangat disarankan untuk membawa sleeping bag yang tebal.

Cuaca hujan di atas gunung berbeda dengan cuaca di dalam kota. Hawa dingin akan terasa lebih menusuk dari biasanya. Apalagi teman-teman sampai kehujanan di sepanjang perjalanan.

Tips Aman Mendaki Gunung Saat Musim Hujan
Sleeping Bag (Foto : gearjunkie.com)

Terkadang sleeping bag yang tebal saja tidak cukup untuk menahan suasana dingin yang sangat mencekam. Ingat, jangan sampai teman-teman terserang penyakit Hipotermia. Itu berbahaya untuk keselamatan kamu.

4. Gunakan Trekking Pole

Tips aman mendaki gunung saat musim hujan berikutnya adalah jangan lupa membawa Trekking Pole. Berfungsi sebagai tongkat untuk membantu memapah tubuh saat melangkah. Trekking Pole ini sangat bermanfaat saat perjalanan pulang.

Tips Aman Mendaki Gunung Saat Musim Hujan
Pendaki cantik saat memakai trekking pole (Foto : phinemo.com)

Berdasarkan pengalaman pribadi, saat turun dari gunung Gede beberapa bulan lalu salah satu rekan kami lututnya terkilir. Karena kondisi jalannya menurun, maka sangat susah untuk melangkah. Tidak hanya teman kami, beberapa rekan sesama pendaki juga mengalami hal demikian.

Karena kami tidak membawa Trekking Pole, akhirnya kami harus tertatih-tatih dan menahan rasa sakit sepanjang perjalanan dari puncak hingga basecamp.

Teman-teman bayangkan saja, kaki sudah terkilir ditambah lagi guyuran hujan yang sangat deras. Intinya, jangan sampai sesama pendaki punya pengalaman seperti rekan saya ini.

5. Bungkuslah pakaian di dalam plastik atau kresek

Sangat disarankan agar setiap baju ataupun celana yang dibawa harus dimasukkan ke dalam kantong plastik. Disaat mendaki, walaupun sudah memakai mantel dan cover bag, air hujan pastinya akan merembes dan sebagian carir akan basah.

Sudah pasti barang-barang di dalam carrier pun ikut basah. Biasanya, kalo team Satutenda.com melakukan pendakian, semua barang selalu dibungkus dalam kresek. Dijamin, teman-teman tidak akan mengalami ksesusahan saat mendaki di musim hujan.

Selain itu, kantong kresek juga berfungsi untuk mengisi pakaian basah sehingga tidak membasahi pakaian kering yang lain.

6. Bawalah celana dan kaos minimal 3 – 4 potong

Biasanya, tersedia baju dan celana khusus bagi para pendaki. Baju dan celana ini ketika terkena hujan, tubuh kita tidak terlalu merasa dingin. Dan juga, pakaian ini akan lebih mudah untuk kering, dibanding pakaian biasanya. Sehingga tidak perlu untuk membawa pakaian 4-5 potong.

Tapi, bagi kamu yang baru pertama kali melakukan kegiatan pendakian, tips mendaki gunung yang kelima ini lebih disarankan.

Saat pertama kali mendaki gunung, kami belum memiliki perlengkapan yang cukup memadai, jadi kami menggunakan pakaian sehari-hari.

Karena kaos dan celana sehari-sehari terkesan lama untuk proses keringnya, maka sebaiknya membawa baju 4 buah dan celana 3 buah. Sehingga sepasang lainnya bisa dijadikan pakaian cadangan.

7. Harus membawa sendal dan sepatu

Jangan sekali-kali mendaki gunung di musim hujan dengan hanya mengenakan sendal gunung. Sangat berbahaya.

Di saat kami mendaki gunung Ciremai, salah satu rekan kami yang katanya sudah senior dalam mendaki gunung, tidak mengenakan sepatu.

Saat mendekati puncak, sendalnya dia putus. Akhirnya rekan kami ini harus berjalan kaki dari puncak Ciremai hingga basecamp. Sumpah, itu adalah pengalaman terburuk dalam perjalanan kami. Jangan sampai sahabat pendaki lainnya bernasib seperti kami ya.

Maka sangat kami sarankan untuk selalu membawa sepatu. Sepatu berfungsi untuk melindungi kaki, sepatu juga berfungsi untuk menahan dingin saat hujan. Sedangkan sendal hanya berfungsi sebagai pengganti jika kaki kita sudah lelah mengenakan sepatu.

Bagikan Artikel Ini:
  • 92
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *