Traveling ke Pulau Buaya Alor, NTT. Banyak Buaya Nggak Sih Di Sana?

Pulau Buaya Alor, Satutenda.com – Ketika mendengar nama Pulau Buaya Alor, NTT, apa yang kamu pikirkan? Mungkin di sana banyak buaya sehingga pulau ini diberi nama Pulau Buaya?

Pulau di Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor ini diberi nama Pulau Buaya bukan karena banyak buaya. Namun karena bentuk pulau ini menyerupai buaya yang sedang tidur.

Untuk mengunjungi Pulau Buaya Alor, traveler mesti menuju Kota Kalabahi, ibukota Kabupaten Alor. Dari Kalabahi, wisatawan bisa melanjutkan perjalanan dengan angkot, ojek atau bisa menyewa motor atau mobil menuju Desa Baolang. Di sana ada pantai yakni Pantai Baolang.

Pantai Baolang berjarak sekitar 20 Km dari Kota Kalabahi atau sekitar 30 menit dengan kendaraan bermotor. Dari Pantai Baolang, kamu bisa menyeberang ke Pulau Buaya dengan menyewa perahu nelayan. Waktu yang dibutuhkan untuk menyeberang dari Pantai Baolang ke Pulau Buaya sekitar 20-30 menit.

tempat wisata di Alor
(Foto: papanpelangi.blog)

Di Pulau Buaya, traveler bisa menikmati keindahan pantai dengan pasir putih dan garis pantai yang panjang. Degradasi warnai biru toska dari air laut di sana menambah keindahan pantai di Pulau Buaya.

Bagi kamu yang senang menyelam, tempat wisata ini memiliki spot indah bagi para penyelam. Kamu bisa menikmati terumbu karang dan alam bawah laut yang indah.

Selain itu, traveler bisa memancing dan berenang di laut di Pulau Buaya Alor. Oh ya, jangan lewatkan juga pemandangan indah usai subuh di sana. Kamu bisa menikmati pagi dengan siluet Pulau Alor dari tepi kampung di Pulau Buaya.

Pulau Buaya memiliki luas sekitar 10 Ha. Penduduk di Pulau Buaya Alor beragama Islam, berbeda dengan penduduk di pulau lain di NTT yang sebagian besar beragama Katolik atau Kristen.

Pulau Buaya Alor tidak memiliki sumber air tawar. Penduduk di sana harus menyeberang ke pulau sebelah untuk mengambil air tawar. Maret 2018, pemerintah berjanji akan membuat sumur bor agar kebutuhan air tawar penduduk Pulau Buaya bisa terpenuhi.

kain tenun Alor NTT
(Foto: papanpelangi.blog)

Mayoritas penduduk di sana berprofesi sebagai nelayan dan petani. Para ibu di Pulau Buaya merupakan pengrajin kain tenun Alor. Traveler bisa membeli kain tenun Alor sebagai buah tangan.

Nah, kapan neh kamu mau ke Pulau Buaya Alor? Siapkan waktu yang panjang ya untuk menikmati keindahan tempat wisata di Alor ini dan mengeksplore tempat wisata di NTT yang lain.

Bagikan Artikel Ini:
  • 5
  •  
  •  
  •  
  •  

1 thought on “Traveling ke Pulau Buaya Alor, NTT. Banyak Buaya Nggak Sih Di Sana?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hubungi Satutenda.com
Kami menyediakan aneka informasi seputar dunia traveling. Anda butuh bantuan?
Powered by